
(Sabtu, 18/11/2023) SMP Kimia Tirta Utama mengadakan pameran
karya dan inovasi adiwiyata. Agenda pameran ini turut mengundang perhatian para
peserta didik maupun orangtua/wali peserta didik. Setiap kelompok kerja
adiwiyata sekolah memamerkan produk dan inovasinya masing-masing. Ada beraneka
macam inovasi dan karya yang disuguhkan dalam pameran ini, seperti; sabun
herbal, POC hidroponik, Bio Polybag, Briket dari cangkang sawit, pernak pernik dari limbah
plastik dan masih banyak lagi yang lainnya.
Kegiatan ini diadakan sebagai ajang pemantapan agenda adiwiyata
sekolah. Selain itu juga menjadi ajang edukatif bagi para warga sekolah bahwa
terdapat banyak sekali hal yang dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi barang
yang bernilai di lingkungan sekolah SMP Kimia Tirta Utama Kec. Koto Gasib
Kabupaten Siak.
Karya dan
inovasi yang dipamerkan di pameran tersebut adalah hasil murni dari para guru
dan peserta didik SMP Kimia Tirta Utama. Setiap kader adiwiyata sekolah
memiliki karya dan inovasinya sendiri-sendiri sesuai dengan kelompok kerja yang
mereka tangani. Hasil kolaborasi itulah kemudian dapat menjadikan barang yang
awalnya terlihat tidak berguna menjadi sebuah karya serta olahan yang menarik
dan memiliki nilai ekonomis.
Salah satu
guru SMP Kimia Tirta Utama, Bapak Masrikan, ST. menuturkan bahwa; Kegiatan ini
tidak hanya sebatas memamerkan karya dan inovasi yang telah dibuat, akan tetapi
juga ada makna tersirat di balik kegiatan ini, yaitu kita ingin mengampanyekan
cinta lingkungan. Karya-karya yang dipamerkan di sini semuanya bertema
lingkungan, maka dari itu mari kita menjaga lingkungan sekitar agar tetap
lestari dan mendatangkan manfaat untuk orang banyak!.
Dalam sambutannya, Manajemen PT. Kimia Tirta Utama yang dihadiri
Bapak Hubbal Khair Sembiring selaku Administratur PT. Kimia Tirta Utama
menyampaikan Program cinta lingkungan yang diadakan oleh SMP Kimia Tirta Utama
sangat bagus dan tetap harus dipertahankan. Hal ini bertujuan agar sekolah
tetap bersih dan asri, bebas dari sampah yang akan merusak lingkungan.
Hadir juga komite dan Ibu-ibu periska yang menyemarakkan pameran
selama satu hari tersebut. Berbagai macam makanan karya siswa yang bebas dari plastic
dan steorofoam disajikan untuk menjadi oleh-oleh dari pengunjung yang hadir.